SYAHADAT: Journal of Islamic Studies
Vol. 3 No. 1 (2026): Vol. 3 No. 1 (2026): Maret

BEA MATERAI DI INDONESIA: TINJAUAN YURIDIS, FUNGSI FISKAL, DAN TANTANGAN IMPLEMENTASI DI ERA DIGITAL

Silvia Nuraini (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
Yolanda Putri (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
Dini Vientiany (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)



Article Info

Publish Date
21 Jun 2026

Abstract

Bea Materai merupakan salah satu instrumen pajak yang telah lama hadir dalam sistem perpajakan Indonesia, namun kerap luput dari perhatian masyarakat luas. Artikel ini hadir untuk mengupas secara menyeluruh tentang pengertian, dasar hukum, fungsi fiskal, serta dinamika implementasi bea materai di Indonesia, khususnya pasca lahirnya Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2020 yang membawa perubahan signifikan dari regulasi sebelumnya. Pendekatan yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif dengan analisis kualitatif terhadap berbagai sumber literatur, regulasi, dan data empiris terbaru. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi bea materai dari nilai Rp3.000 dan Rp6.000 menjadi tarif tunggal Rp10.000 merupakan respons nyata pemerintah terhadap perkembangan ekonomi dan kebutuhan penerimaan negara. Selain itu, digitalisasi dokumen membuka babak baru dalam penerapan materai elektronik (e-Meterai) yang menjadi tantangan sekaligus peluang bagi modernisasi administrasi pajak. Pemahaman yang baik tentang bea materai bukan hanya penting bagi wajib pajak, tetapi juga menjadi fondasi kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum dan keuangan negara.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

syahadat

Publisher

Subject

Religion Humanities Social Sciences Other

Description

The focus of SYAHADAT is to provide scientific article of islamic studies that developed in attendance through the article publications, research reports, and book reviews. SYAHADAT welcome papers from academicians on theories, philosophy, conceptual paradigms, academic research, as well as religion ...