Realisasi penghimpunan dana zakat secara nasional mencapai 41 triliun dari potensi sebesar 327 triliun. Kesenjangan ini menuntut lembaga pengelola zakat untuk terus berinovasi melalui platform digital agar layanan kepada muzaki semakin mudah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan platform digital dan Efektivitas platform digital dalam mendukung penghimpunan dana zakat pada Lazismu dan Lazisnur di Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif sumber data yang digunakan terdiri dari data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data mengguanakan model Miles and Huberman dengan menggunakan matriks daftar cek. Keabhasan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukan Lazismu dan Lazisnur sudah menggunakan platform digital dalam proses penghimpunan. Platform yang digunakan seperti website maupun bekerja sama dengan platform crowdfunding seperti kitabisa.com, amalsholeh.com, dan donasi.Kebaikan. Sedangkan efektivitas platform dalam mendukung penghimpunan dana zakat secara keseluruhan dapat dikategorikan sangat efektif berdasarkan penilaian tingkat efektivitas > 90%. Namun, pada Lazismu terdapat beberapa aspek menurut teori James L. Gibson yang belum terpenuhi yaitu aspek adaptasi, kepuasan dan pengembangan.
Copyrights © 2026