Latar Belakang: Analisis kebutuhan berbasis stakeholder merupakan langkah penting dalam pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan saat ini dan masa depan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi perspektif stakeholder mengenai kompetensi yang diperlukan oleh dokter serta implikasinya terhadap pengembangan kurikulum pendidikan kedokteran. Metode: Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2025 dengan menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif dengan metode Focus Group Discussion (FGD). Jumlah partisipan sebanyak 20 responden dibagi menjadi dua kelompok FGD. Partisipan terdiri atas stakeholder eksternal yang meliputi pengelola rumah sakit, dokter pendidik klinis, kepala puskesmas, perwakilan dinas kesehatan, pengelola program kesehatan, dan pengguna lulusan. Data dikumpulkan melalui FGD semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan pendekatan thematik. Hasil: Analisis menghasilkan lima tema utama kebutuhan pengembangan kurikulum pendidikan kedokteran, yaitu: (1) Pembentukan identitas profesional yang mencakup etika, profesionalisme, karakter, motivasi, dan digital professionalism; (2) Soft Skills dan Komunikasi yang meliputi komunikasi dokter-pasien, komunikasi interprofesional, dan kolaborasi tim; (3) Kesiapan klinik dan penalaran klinis yang mencakup kesiapan praktik klinis, penalaran klinis, pengalaman klinis, dan supervisi; (4) Ilmu sistem kesehatan yang meliputi pemahaman sistem kesehatan, kebijakan kesehatan, regulasi janiman kesehatan, serta patient safety; dan (5) Kesehatan digital and literasi AI yang mencakup literasi kesehatan digital, pemanfaatan teknologi kesehatan, dan kompetensi kecerdasan buatan. Stakeholder juga menekankan pentingnya orientasi pelayanan kesehatan berbasis masyarakat serta kemampuan dalam menghadapi tantangan kesehatan di masa depan. Kesimpulan: Stakeholder mengharapkan kurikulum pendidikan kedokteran yang mampu menghasilkan dokter yang kompeten secara klinis, profesional dan beretika, komunikatif, memahami sistem kesehatan, berorientasi pada masyarakat, serta siap menghadapi transformasi digital.
Copyrights © 2026