Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu observasi potensi produk, pelatihan pemasaran berbasis digital dan cetak melalui brosur, media sosial, dan marketplace, serta pendampingan pembuatan titik lokasi usaha dengan Google Business Profile. Rangkaian kegiatan diawali dengan survei kebutuhan mitra, dilanjutkan praktik langsung, serta monitoring dan evaluasi sebelum dan sesudah pelaksanaan untuk mengukur peningkatan pemahaman dan keterampilan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemberdayaan mitra secara signifikan, ditandai dengan kemampuan peserta dalam memahami potensi kopi dan alpukat sebagai produk unggulan, mulai menerapkan strategi sederhana peningkatan nilai tambah, serta melakukan inovasi branding. Sebagian besar mitra berhasil membuat akun bisnis di media sosial, mengunggah produk dengan konten kreatif, membuka toko daring di marketplace, dan mendaftarkan lokasi usaha di Google Maps sehingga lebih mudah ditemukan konsumen. Kesimpulannya, program ini berhasil memberdayakan UMKM Desa Ternadi melalui sinergi edukasi, pelatihan digital marketing, dan pemetaan digital. Secara terukur, pemahaman mitra meningkat dari 30% menjadi lebih dari 80%, sekitar 70% mampu memanfaatkan media sosial dan marketplace, serta 85% berhasil mendaftarkan titik usaha di Google Maps. Capaian ini tidak hanya memperluas akses pasar dan meningkatkan kredibilitas usaha, tetapi juga berpotensi menjadi model replikasi bagi pemberdayaan UMKM di wilayah lain.
Copyrights © 2025