Limbah minyak jelantah merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang signifikan akibat pembuangan yang tidak tepat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menguraikan proses pengolahan limbah minyak jelantah menjadi produk bernilai tambah, yaitu lilin aromaterapi, serta menganalisis potensi ekonomi dan dampaknya terhadap lingkungan. Program ini dilaksanakan melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) di RT 43 RW 10 Desa Kandang Mas, Kota Bengkulu, menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan meliputi sosialisasi yang terdiri dari pemaparan materi, demonstrasi, dan praktik langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengolahan yang sederhana dan mudah diaplikasikan berhasil menghasilkan lilin aromaterapi dengan kualitas yang baik, fungsional, dan memiliki nilai jual. Inisiatif ini tidak hanya efektif dalam mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat melalui produk UMKM. Tingkat partisipasi dan antusiasme masyarakat yang tinggi membuktikan bahwa program ini merupakan model yang efektif untuk pemberdayaan komunitas dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Copyrights © 2026