Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi edukasi nilai-nilai Pancasila melalui pengelolaan pariwisata sejarah di Museum Konferensi Asia-Afrika di Bandung untuk memperkenalkan dan memperkuat pemahaman Pancasila di kalangan generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif kualitatif, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemandu wisata museum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Museum Konferensi Asia-Afrika menerapkan nilai-nilai Pancasila melalui cerita sejarah, film dokumenter, dan kegiatan interaktif yang menggambarkan semangat solidaritas antarbangsa dan nilai persatuan Indonesia. Pemandu wisata berperan penting dalam menyampaikan nilai-nilai tersebut melalui penceritaan dan sikap inklusif mereka. Museum menghadapi tantangan dalam menarik minat generasi muda, namun berhasil mengatasi hal tersebut dengan mengimplementasikan inovasi seperti tur virtual dan program kreatif. Kesimpulannya, Museum Konferensi Asia-Afrika berperan efektif dalam mendidik pengunjung mengenai nilai-nilai Pancasila, terutama melalui pendekatan berbasis pengalaman langsung, yang berhasil meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan.
Copyrights © 2026