Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh analisis kelayakan kredit dalam menekan risiko pembiayaan pada PT Mandiri Utama Finance dengan menggunakan pendekatan kuantitatif metode deskriptif dan verifikasi melalui pengumpulan data kuesioner, wawancara, dan observasi terhadap 35 responden yang dipilih secara purposive sampling serta dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian mencatat rata-rata nilai analisis kelayakan kredit sebesar 85,4. Angka tersebut masuk kategori baik sementara itu rata-rata risiko pembiayaan tercatat 31,1 dan masuk kategori rendah. Temuan ini memperlihatkan adanya hubungan negatif antara kedua variabel. Hubungan tersebut berarti proses analisis kelayakan kredit yang semakin baik akan membuat risiko pembiayaan menjadi semakin rendah. Penelitian ini juga menemukan dua aspek kunci. Aspek character dan capacity paling berpengaruh dalam menilai kelayakan kredit namun faktor eksternal tetap memberi dampak. Kondisi ekonomi dan penurunan pendapatan debitur masih bisa memengaruhi risiko pembiayaan. Karena itu analisis kelayakan kredit punya peran penting terlihat saat prinsip 5C diterapkan secara konsisten di PT Mandiri Utama Finance untuk menekan risiko pembiayaan.
Copyrights © 2026