Kontrasepsi merupakan cara untuk mencegah dan menjarangkan kehamilan serta merencanakan jumlah anak untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga sehingga dapat memberikan perhatian dan pendidikan yang maksimal pada anak. Setiap jenis kontrasepsi yang digunakan mempunyai kelebihan dan kekurangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pemakaian kontrasepsi suntik DMPA dengan kenaikan berat badan akseptor KB di Puskesmas Sopai Kabupaten Toraja Utara tahun 2025. Desain ini menggunakan pendekatan cross sectional study dengan tujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan kontrasepsi suntik dengan peningkatan berat badan akseptor KB . Populasi yang dimaksud dalam penelitian ini adalah akseptor KB suntik DMPA di wilayah Puskesmas Sopai sebanyak 75 akseptor. sedangkan sampel dalam penelitian ini sebanyak 45 akseptor yang diambil menggunakan teknik consecutive sampling. Analisa data menggunakan uji statistic chi square dengan tingkat kemaknaan sebesar 0,05 Hasil uji nilai p =0,013 (p < 0,05) hal ini mengidentifikasikan Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti ada hubungan pemakaian kontrasepsi suntik DMPA dengan kenaikan berat badan akseptor KB di Puskesmas Sopai Kabupaten Toraja Utara tahun 2025. Disarankan bagi ibu yang ingin menjadi akseptor KB agar lebih bijak dalam menentukan jenis kontrasepsi yang akan digunakan. Perhatikan manfaat, kelebihan dan efek samping kontrasepsi yang akan digunakan
Copyrights © 2026