Ludia Banne Allo
Institut Toraja Raya Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN PEMAKAIAN KONTRASEPSI SUNTIK DMPA DENGAN KENAIKAN BERAT BADAN AKSEPTOR KB DI PUSKESMAS SOPAI KABUPATEN TORAJA UTARA TAHUN 2025 Ludia Banne Allo; Zerly Tandirerung
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 10 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontrasepsi merupakan cara untuk mencegah dan menjarangkan kehamilan serta merencanakan jumlah anak untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga sehingga dapat memberikan perhatian dan pendidikan yang maksimal pada anak. Setiap jenis kontrasepsi yang digunakan mempunyai kelebihan dan kekurangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pemakaian kontrasepsi suntik DMPA dengan kenaikan berat badan akseptor KB di Puskesmas Sopai Kabupaten Toraja Utara tahun 2025. Desain ini menggunakan pendekatan cross sectional study dengan tujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan kontrasepsi suntik dengan peningkatan berat badan akseptor KB . Populasi yang dimaksud dalam penelitian ini adalah akseptor KB suntik DMPA di wilayah Puskesmas Sopai sebanyak 75 akseptor. sedangkan sampel dalam penelitian ini sebanyak 45 akseptor yang diambil menggunakan teknik consecutive sampling. Analisa data menggunakan uji statistic chi square dengan tingkat kemaknaan sebesar 0,05 Hasil uji nilai p =0,013 (p < 0,05) hal ini mengidentifikasikan Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti ada hubungan pemakaian kontrasepsi suntik DMPA dengan kenaikan berat badan akseptor KB di Puskesmas Sopai Kabupaten Toraja Utara tahun 2025. Disarankan bagi ibu yang ingin menjadi akseptor KB agar lebih bijak dalam menentukan jenis kontrasepsi yang akan digunakan. Perhatikan manfaat, kelebihan dan efek samping kontrasepsi yang akan digunakan
ASUHAN KEBIDANAN ANTENATAL CARE PADA NY. ā€œDā€ DI TPMB GEMARISTY TAHUN 2026 Defyanti Dwi Wahyuni Ambali; Ludia Banne Allo
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 10 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih tergolong tinggi, yakni mencapai 305 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2019. Untuk menurunkan AKI dan mendeteksi dini risiko komplikasi kehamilan, diperlukan pelaksanaan Asuhan Antenatal (ANC) yang berkualitas dan komprehensif oleh bidan. Tujuan: Melaksanakan asuhan kebidanan antenatal pada Ny. "D" di TPMB Gemaristy Tahun 2026 dengan menerapkan manajemen kebidanan yang sesuai standar. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus asuhan kebidanan antenatal. Subjek studi adalah Ny. "D" usia 31 tahun dengan usia kehamilan 33 minggu 4 hari. Pendekatan asuhan dilakukan menggunakan manajemen asuhan kebidanan 7 langkah Varney dan pendokumentasian dalam bentuk SOAP. Hasil: Dari hasil pengkajian, didapatkan diagnosa aktual Ny. "D" G2P1A0, gestasi 33 minggu 4 hari, kehamilan intrauterin, janin tunggal, hidup, presentasi kepala, dengan keadaan ibu dan janin baik. Dalam pembahasannya, pelaksanaan ANC di TPMB Gemaristy belum sepenuhnya maksimal karena baru menerapkan "8T" dari standar "14T" pelayanan antenatal. Beberapa tindakan seperti senam hamil, perawatan payudara, serta pemberian obat anti-malaria dan kapsul yodium tidak dilaksanakan karena keterbatasan situasi lingkungan dan indikasi daerah. Kesimpulan: Asuhan kebidanan antenatal pada Ny. "D" telah dilakukan sesuai dengan manajemen 7 langkah Varney tanpa adanya hambatan berarti. Secara garis besar tidak ditemukan kesenjangan yang ekstrem antara teori dan praktik, namun diharapkan fasilitas kesehatan dapat lebih mengoptimalkan mutu pelayanan antenatal sesuai standar pelayanan minimal dan evidence-based practice.