Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif
Vol. 10 No. 2 (2026): Juni 2026

Analisis Asuhan Keperawatan Pada Pasien Sindrom Nefrotik Dengan Hipervolemia Di Ruang Anak Non Infeksius RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar Tahun 2024

Agustina Marna (Institut Toraja Raya Indonesia)
Indri Mudjito (Institut Toraja Raya Indonesia)



Article Info

Publish Date
18 Jun 2026

Abstract

Sindrom Nefrotik merupakan kelainan glomelurus yang ditandai dengan proteinuria, hipoproteinemia (Hipoalbuminemia) dan edema. Insidensi Sindrom Nefrotik pada anak di dunia yaitu 2-7 kasus baru per 100.000 anak per tahun, dengan prevalensi sekitar 12-16 kasus per 100.000 anak. Insidensinya lebih tinggi di negara berkembang. Di Indonesia dilaporkan 6 per 100.000 per tahun terjadi pada anak dengan usia < 14 tahun. Perbandingan anak laki-laki dan perempuan 2 : 1. Penanganan dan tindakan pada pasien sindrom nefrotik dengan hipervolemia difokuskan pada manajemen hipervolemia, manajemen eliminasi urin dan monitor tanda-tana vital. Untuk menjelaskan hasil pengkajian keperawatan pada pasien Sindrom Nefrotik dengan hipervolemia di ruang anak non infeksius RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar tahun 2024. Metode pada studi kasus ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan rancangan studi kasus pada satu pasien. Instrument yang digunakan adalah format pengkajian anak dan lembar observasi. Hasil analisis keperawatan pada pasien Sindrom Nefrotik dengan hipervolemia keluhan pada pasien berkurang seperti bengkak pada wajah dan bengkak pada perut berkurang. Diharapkan dengan adanya studi kasus tentang analisis asuhan keperawatan pada pasien Sindrom Nefrotik dengan hipervolemia dapat menambah wawasan dan pengetahuan dalam menerapkan asuhan keperawatan yang komperehensif pada pasien Sindrom Nefrotik.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jikp

Publisher

Subject

Health Professions Nursing Public Health

Description

Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif adalah media publikasi ilmiah hasil penelitian yang relevan dengan peningkatan ilmu dan teknologi pendidikan kesehatan, yang diterbitkan oleh STIKES Tana ...