Agustina Marna
Institut Toraja Raya Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Asuhan Keperawatan Pada Pasien Sindrom Nefrotik Dengan Hipervolemia Di Ruang Anak Non Infeksius RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar Tahun 2024 Agustina Marna; Indri Mudjito
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 10 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sindrom Nefrotik merupakan kelainan glomelurus yang ditandai dengan proteinuria, hipoproteinemia (Hipoalbuminemia) dan edema. Insidensi Sindrom Nefrotik pada anak di dunia yaitu 2-7 kasus baru per 100.000 anak per tahun, dengan prevalensi sekitar 12-16 kasus per 100.000 anak. Insidensinya lebih tinggi di negara berkembang. Di Indonesia dilaporkan 6 per 100.000 per tahun terjadi pada anak dengan usia < 14 tahun. Perbandingan anak laki-laki dan perempuan 2 : 1. Penanganan dan tindakan pada pasien sindrom nefrotik dengan hipervolemia difokuskan pada manajemen hipervolemia, manajemen eliminasi urin dan monitor tanda-tana vital. Untuk menjelaskan hasil pengkajian keperawatan pada pasien Sindrom Nefrotik dengan hipervolemia di ruang anak non infeksius RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar tahun 2024. Metode pada studi kasus ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan rancangan studi kasus pada satu pasien. Instrument yang digunakan adalah format pengkajian anak dan lembar observasi. Hasil analisis keperawatan pada pasien Sindrom Nefrotik dengan hipervolemia keluhan pada pasien berkurang seperti bengkak pada wajah dan bengkak pada perut berkurang. Diharapkan dengan adanya studi kasus tentang analisis asuhan keperawatan pada pasien Sindrom Nefrotik dengan hipervolemia dapat menambah wawasan dan pengetahuan dalam menerapkan asuhan keperawatan yang komperehensif pada pasien Sindrom Nefrotik.