Abortus inkomplit adalah pengeluaran produk konsepsi parsial atau iminen melalui serviks yang mengalami dilatasi. Karya tulis ini bertujuan untuk diketahuinya gambaran umum kejadian abortus inkomplit berdasarkan umur pekerjaan dan paritas ibu di RSUD Lakipadada Periode bulan Januari sampai dengan bulan Desember 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian bersifat deskriptif sederhana dengan mengambil data secara langsung dari medikal record di RSUD Lakipadada Periode bulan Januari sampai dengan bulan Desember 2024. Sampel dalam penelitian ini adalah 125 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa gambaran mengenai Abortus Inkomplit berdasarkan umur didapatkan sebanyak 125 orang pada umur 35 tahun (Resiko Tinggi) 51 atau 41% dan pada umur 20-35 tahun (Resiko Rendah) 74 atau 59%. Sementara variabel mengenai pekerjaan ditemukan bahwa ibu dengan pekerjaan beresiko tinggi yaitu yang bekerja dirumah sebagai Ibu Rumah Tangga lebih banyak ditemukan yaitu sebanyak 108 atau 86,5%. Untuk pekerjaan seperti PNS ditemukan sebanyak 9 (7%), Swasta sebanyak 3 (2,5%) dan juga ditemukan Abortus Inkomplit pada Pelajar atau Mahasiswa sebanyak 5 (4%).Dan variabel untuk paritas ibu didapatkan sebanyak 21 atau 17% dan ibu dengan paritas di bawah tiga resiko rendah sebanyak 65 atau 52%. Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa abortus Inkomplit lebih banyak terjadi pada umur 20-35 tahun, pekerjan lebih tinggi pada ibu yang bekerja sebagai IRT sedangakan menurut paritas yang lebih banyak terjadi pada ibu dengan paritas rendah.
Copyrights © 2026