Adriana Mapandin
Institut Toraja Raya Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GAMBARAN UMUM KEJADIAN ABORTUS INKOMPLIT BERDASARKAN UMUR PEKERJAAN DAN PARITAS DI RSUD LAKIPADADA KABUPATEN TANA TORAJA TAHUN 2025 Dynastin Since Pakita; Adriana Mapandin
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 10 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abortus inkomplit adalah pengeluaran produk konsepsi parsial atau iminen melalui serviks yang mengalami dilatasi. Karya tulis ini bertujuan untuk diketahuinya gambaran umum kejadian abortus inkomplit berdasarkan umur pekerjaan dan paritas ibu di RSUD Lakipadada Periode bulan Januari sampai dengan bulan Desember 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian bersifat deskriptif sederhana dengan mengambil data secara langsung dari medikal record di RSUD Lakipadada Periode bulan Januari sampai dengan bulan Desember 2024. Sampel dalam penelitian ini adalah 125 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa gambaran mengenai Abortus Inkomplit berdasarkan umur didapatkan sebanyak 125 orang pada umur 35 tahun (Resiko Tinggi) 51 atau 41% dan pada umur 20-35 tahun (Resiko Rendah) 74 atau 59%. Sementara variabel mengenai pekerjaan ditemukan bahwa ibu dengan pekerjaan beresiko tinggi yaitu yang bekerja dirumah sebagai Ibu Rumah Tangga lebih banyak ditemukan yaitu sebanyak 108 atau 86,5%. Untuk pekerjaan seperti PNS ditemukan sebanyak 9 (7%), Swasta sebanyak 3 (2,5%) dan juga ditemukan Abortus Inkomplit pada Pelajar atau Mahasiswa sebanyak 5 (4%).Dan variabel untuk paritas ibu didapatkan sebanyak 21 atau 17% dan ibu dengan paritas di bawah tiga resiko rendah sebanyak 65 atau 52%. Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa abortus Inkomplit lebih banyak terjadi pada umur 20-35 tahun, pekerjan lebih tinggi pada ibu yang bekerja sebagai IRT sedangakan menurut paritas yang lebih banyak terjadi pada ibu dengan paritas rendah.
HUBUNGAN BEBAN KERJA DAN KUALITAS TIDUR DENGAN STRES KERJA PERAWAT DI RUANG PERAWATAN LAVENDER, ANTORIUM DAN BEDAH DI RUMAH SAKIT ELIM RANTEPAO TAHUN 2025 Adriana Mapandin; Dynastin Since Pakita; Meisya Diva C.Pata’dungan
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 10 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres merupakan masalah umum yang sering terjadi termasuk yang berhubungan dengan pekerjaan yang dapat meningkatkan beban kerja dan kualitas tidur tidak teratur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan beban kerja dan kualitas tidur dengan stres kerja perawat di ruang perawatan Lavender, Antorium dan Bedah di Rumah Sakit Elim Rantepao tahun 2025. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini berjumlah 42 orang teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengolahan data menggunakan SPSS versi 26. Data diuji statistik Chi-square dengan tingkat ketelitian 5% (0.05). Hasil uji univariat menunjukkan mayoritas responden mengalami beban kerja berat sebanyak 31 responden (73,8%), mayoritas responden tidak mengalami stres kerja sebanyak 22 responden (52,4%) dan mayoritas responden mengalami kualitas tidur buruk sebanyak 28 responden (66,7%). Analisa bivariat beban kerja dengan stres kerja perawat (chi-square) p-value =0,592 (p>α) dan kualitas tidur dengan stres kerja (chi-square) p-value = 0,016 (p