Space Occupying Lesion (SOL) Supratentional merupakan kondisi patologis di otak yang ditandai dengan adanya massa atau lesi yang menempati ruang dan menyebabkan peningkatan tekanan intrakranial. Tujuan dari karya Ilmiah ini yaitu untuk menjelaskan asuhan keperawatan pada pasien Sol Supratentional dengan bersihan jalan napas tidak efektif di ruang ICU RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan rancangan studi kasus terhadap satu pasien. Jumlah sampel 1 orang klien dengan sol supratentional instrumen yang digunakan adalah lembar pengkajian keperawatan medikal bedah dan lembar observasi dokumentasi keperawatan. Hasil asuhan keperawatan Masalah keperawatan yang ditegakkan sesuai dengan kasus yaitu bersihan jalan tidak efektif kemudian disusun intervensi dengan tujuan untuk memperbaiki manajemen jalan napas yang dirasakan. Implementasi keperawatan dilakukan dengan observasi, terapeutik, edukasi dan kolaborasi di mana diperoleh hasil evaluasi pada pasien yaitu manajemen jalan napas teratasi sebagian dengan kriteria hasil keluhan sputum menurun, pola napas membaik ronkhi menurun, pola napas normal dan fase ekspirasi membaik dengan frekuensi napas dari 24x/menit menjadi 21x/menit Dalam penelitian ini dilakukan tindakan manajemen jalan napas yaitu melakukan penghisapan lendir kurang dari 15 detik serta memberikan posisi semi fowler atau melakukan kolaborasi pemberian terapi oksigenasi dengan menggunakan canul nasal. Diharapkan dengan adanya studi kasus ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan dalam menerapkan asuhan keperawatan yang komprehensif pada pasien Sol Supratentional
Copyrights © 2026