Karies gigi dan bau mulut masih menjadi masalah kesehatan gigi dan mulut yang sering ditemukan pada anak usia sekolah, termasuk di lingkungan pesantren. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kesehatan, kenyamanan, kepercayaan diri, serta aktivitas belajar santri dan santriwati. Rendahnya pengetahuan mengenai cara menjaga kesehatan gigi dan mulut menjadi salah satu faktor utama yang berkontribusi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kesehatan gigi dan mulut yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam guna mengatasi permasalahan rendahnya pemahaman santri di Pondok Pesantren Al-Haris. Kegiatan dilaksanakan melalui metode penyuluhan interaktif menggunakan media visual, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan praktik. Evaluasi kegiatan dilakukan kepada 30 peserta menggunakan instrumen pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pengetahuan peserta secara signifikan dari 15,27 menjadi 19,77 (p=0,0001). Peningkatan pemahaman ini berdampak langsung pada tumbuhnya kesadaran peserta untuk mulai menerapkan kebiasaan menyikat gigi dengan benar dan menjaga kebersihan rongga mulut sebagai wujud penerapan thaharah. Disimpulkan bahwa penyuluhan kesehatan gigi yang dipadukan dengan nilai Islam sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta kesadaran santri dalam mencegah gigi berlubang dan bau mulut.
Copyrights © 2026