Due to the limited use of interactive media, biology lessons on pollution and environmental conservation are still ineffective. The purpose of this study is to analyze the learning process, level of understanding, and student needs for interactive learning media on the subject of pollution and environmental conservation. A quantitative and descriptive approach was used. This study involved all 10th grade students at SMA Negeri 5 Tuban, and 34 students from class XB were selected as the sample. The data were analyzed descriptively and quantitatively after being collected using a Likert scale questionnaire. The results showed that interactive learning media placed 70.59% of students in the high need category and 29.41% of students in the very high need category. The results indicate that interactive learning resources are essential to help biology students learn about pollution and environmental conservation. Abstrak. Akibat penggunaan media interaktif yang terbatas, pembelajaran biologi tentang pencemaran dan pelestarian lingkungan hidup masih kurang efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis proses pembelajaran, tingkat pemahaman, dan kebutuhan siswa terhadap media pembelajaran interaktif pada materi pencemaran dan pelestarian lingkungan hidup. Menggunakan pendekatan kuantitatif dan deskriptif. Penelitian ini melibatkan semua siswa kelas X di SMA Negeri 5 Tuban, dan 34 siswa kelas XB adalah sampel yang dipilih secara purposive . Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif setelah dikumpulkan menggunakan angket berukuran Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif menempatkan 70,59% siswa dalam kategori kebutuhan tinggi dan 29,41% siswa dalam kategori sangat tinggi. Hasilnya menunjukkan bahwa sumber daya pembelajaran interaktif sangat diperlukan untuk membantu siswa biologi belajar tentang pencemaran dan pelestarian lingkungan hidup.
Copyrights © 2026