Tingkat adopsi sepeda motor listrik di Indonesia masih sangat rendah, hanya 0,1% dari total populasi sepeda motor pada tahun 2024, meskipun berbagai kebijakan dan insentif telah diberlakukan. Hal ini bukan semata persoalan kesadaran lingkungan, melainkan persoalan ekonomi dan aksesibilitas. Penelitian terhadap 245 generasi milenial membuktikan bahwa minat beli lebih ditentukan oleh persepsi kewajaran harga, nilai yang dirasakan, dan kemudahan akses, bukan oleh sikap atau tekanan sosial. Tanpa intervensi yang tepat sasaran, transformasi menuju transportasi rendah emisi akan terus terhambat. Pemerintah perlu segera memperkuat insentif harga yang konsisten, meningkatkan transparansi manfaat ekonomi jangka panjang, dan memperluas infrastruktur serta layanan pendukung secara merata.
Copyrights © 2026