Studi ini dilaksanakan untuk menganalisis bagaimana Capital, Asset Quality, Management, Earning, Liquidity, dan Bank Size mempengaruhi profitabilitas pada perusahaan perbankan digital yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan selama periode 2021-2024. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif berdasarkan data sekunder, dimana pemilihan sampel dilakukan melalui teknik purposive sampling untuk memperoleh sampel yang sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh bank digital yang dicatat dan dilindungi oleh Otoritas Jasa Keuangan di Indonesia. Berdasarkan hasil regresi data panel menggunakan perangkat STATA 17 menunjukkan bahwa Capital dan Management berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas, sedangkan Asset Quality dan Earning berpengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas bank digital. Sedangkan Likuiditas dan Ukuran Bank tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas bank digital. Temuan ini memberikan kesan praktis bagi berbagai pihak yang berkepentingan dalam industri perbankan digital. Manajemen bank disarankan untuk secara aktif menjaga kualitas aset kredit dan menjaga struktur biaya operasional guna meminimalkan risiko kemacetan kredit dan inefisiensi biaya yang dapat menurunkan tingkat profitabilitas. Investor disarankan untuk melakukan analisis fundamental dan teknikal secara mendalam sebelum mengambil keputusan investasi, serta tidak hanya mengacu pada pertumbuhan aset atau likuiditas sebagai indikator kinerja utama.
Copyrights © 2026