Kisah Daud dan Batsyeba adalah kisah yang terkenal karena merupakan tindakan perzinahan. Narator Kitab Suci banyak mengisahkan bahwa Daud menjadi dalang utama dari kisah perzinahan tersebut. Hal ini terlihat dari sikap Daud yang terjebak dalam zona nyamannya, mulai dari dia yang tidak turun ke medan perang, melihat Batyseba mandi, kemudian termakan nafsu untuk tidur dengannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kisah perselingkuhan Daud dengan Batsyeba, serta menelaah setiap tokoh yang telibat dalam kisah tersebut. Melalui metode analisis literer, penelitian ini melihat apakah Daud saja yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut ataukah Batsyeba juga turut berperan aktif. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa tidak hanya Daud yang berperan atas peristiwa perselingkuhan tersebut. Kehadiran orang suruhan, panglima Yoab, bahkan Batsyeba itu sendiri adalah golongan “pelaku” yang turut terlibat dalam menciptakan sebuah dosa perselingkuhan. Tokoh-tokoh tersebut adalah salah satu point menarik yang peneliti temukan. Alur cerita yang terbentuk memperlihatkan bagaimana strategi baik yang digunakan Daud maupun Batsyeba berjalan dengan begitu matang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah aspek pertobatan serta penyesalan Daud dan Batsyeba atas dosa mereka. Bahkan, garis keturunan mereka dipakai Allah untuk menghadirkan Yesus di dunia.
Copyrights © 2026