Anak autis memiliki hambatan, gaya komunikasi, dan perilaku yang unik sehingga memerlukan pendekatan pembelajaran yang berbeda pula. Kesulitan dalam berkomunikasi, memahami konteks sosial, dan keterbatasan dalam mengelola emosi menjadi tantangan dalam proses pembelajarannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan anak autis dalam konteks pembelajaran dan memberikan rekomendasi media pembelajaran berbasis teknologi yang sesuai dengan karakteristiknya. Penelitian ini dilakukan melalui studi pustaka yang membahas tentang hambatan anak autis, jenis teknologi asistif, dan strategi penerapan media pembelajaran. Hasil analisis menunjukkan bahwa anak autis cenderung lebih responsif terhadap pendekatan visual, simbolik, dan interaktif. Pola komunikasi dua arah, penggunaan kontak mata, dan pengulangan merupakan strategi penting untuk membangun pemahaman. Teknologi asistif diklasifikasikan menjadi tiga tingkatan: tanpa teknologi, teknologi rendah, dan teknologi tinggi. Penggunaan media seperti video animasi dan Augmented Reality terbukti efektif dalam meningkatkan fokus, kemandirian, dan pemahaman terhadap materi pembelajaran. Dalam penerapannya, diperlukan perencanaan dan evaluasi yang disesuaikan dengan kebutuhan individu agar proses pembelajaran berjalan optimal. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya memahami hambatan anak autis dan penggunaan media berbasis teknologi sebagai pendukung pembelajaran yang efektif dan menyenangkan. Diharapkan pendekatan ini dapat membantu perkembangan kognitif dan sosial anak autis.
Copyrights © 2025