Digital government transformation is a strategic effort to improve the quality of public services and enhance public satisfaction. This study aims to analyze the effect of digital government transformation on public satisfaction in Makassar City. Digital transformation is measured through three variables, namely public service digitalization, government information system quality, and digital accessibility and literacy. This research employs a quantitative approach with an explanatory research design. Data were collected through a questionnaire distributed to 105 respondents who are residents of Makassar City and have used digital-based public services. Data analysis was conducted using the Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method with the support of statistical software. The results indicate that public service digitalization has a positive and significant effect on public satisfaction. Furthermore, the quality of government information systems also shows a positive and significant influence and emerges as the most dominant variable in enhancing public satisfaction. Digital accessibility and literacy are also found to have a positive and significant impact on public satisfaction in the use of digital public services. These findings suggest that the success of digital government transformation is not solely determined by the availability of digital services, but also by the quality of information systems and the ability of the public to access and utilize digital technologies. This study is expected to provide practical insights for local governments in formulating digital transformation policies oriented toward improving public satisfaction.Transformasi digital pemerintahan merupakan upaya strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kepuasan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh transformasi digital pemerintahan terhadap kepuasan masyarakat di Kota Makassar. Transformasi digital diukur melalui tiga variabel, yaitu digitalisasi layanan publik, kualitas sistem informasi pemerintahan, serta aksesibilitas dan literasi digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 105 responden yang merupakan masyarakat Kota Makassar dan telah menggunakan layanan publik berbasis digital. Teknik analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi layanan publik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan masyarakat. Selain itu, kualitas sistem informasi pemerintahan juga terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan serta menjadi variabel yang paling dominan dalam meningkatkan kepuasan masyarakat. Aksesibilitas dan literasi digital masyarakat turut berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan masyarakat dalam penggunaan layanan publik digital. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan layanan digital, tetapi juga oleh kualitas sistem informasi dan kemampuan masyarakat dalam mengakses serta memanfaatkan teknologi digital. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan transformasi digital yang berorientasi pada peningkatan kepuasan masyarakat
Copyrights © 2026