Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan yang dihadapi guru pendidikan agama islam dalam menghadapi tuntutan pembelajaran abad 21. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur melalui kajian terhadap berbagai artikel ilmiah, buku, dan hasil penelitian yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru pendidikan agama islam menghadapi beberapa tantangan utama antara lain keterbatasan literasi digital, kurangnya oenguasaan metode pembelajaran inovatif, serta kendala dalam pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran. Selain itu perbedaan kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan terbatasnya dukungan institusi juga menjadi faktor yang memperkuat tantangan tersebut. Kondisi ini berdampak pada kurang optimalnya proses pembelajaran yang cenderung kurang interaktif dan belum mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa. Oleh karena itu, diperlukan upaya strategis seperti peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan, pelatihan berbasis digital, serta penguatan dukungan institusi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menegaskan pentingnya kesiapan guru dalam menghadapi transformasi pendidikan abad 21.
Copyrights © 2026