Latar Belakang: Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu faktor utama penyebab meningkatnya angka kematian dan kesakitan bayi. Dua faktor maternal yang diduga berperan penting dalam kejadian BBLR adalah paritas dan anemia pada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara paritas dan anemia pada ibu hamil terhadap kejadian BBLR. Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan pendekatan kohort retrospektif yang dilakukan di RS PKU Muhammadiyah Surabaya pada periode Januari 2023–Januari 2024. Data diperoleh dari rekam medis sebanyak 1295 ibu hamil. Variabel yang dikaji adalah paritas, anemia, dan kejadian BBLR. Uji statistik menggunakan Chi-Square dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara paritas dengan kejadian BBLR (p = 0,009), di mana ibu dengan paritas berisiko (primipara atau multipara ≥4) cenderung lebih banyak melahirkan bayi dengan BBLR dibandingkan paritas tidak berisiko. Sebaliknya, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara anemia pada ibu hamil dengan kejadian BBLR (p = 0,183). Kesimpulan: Paritas berisiko memiliki hubungan yang signifikan terhadap kejadian BBLR, sementara anemia tidak menunjukkan hubungan yang bermakna secara statistik. Intervensi lebih lanjut perlu difokuskan pada ibu hamil dengan paritas berisiko untuk mencegah BBLR.
Copyrights © 2026