Latar belakang: Osteoartritis lutut menyebabkan nyeri, kekakuan, dan gangguan fungsi yang menurunkan kualitas hidup. Tujuan: Mengetahui perbedaan kualitas hidup antara pasien OA lutut yang mendapat terapi farmakologis dan fisioterapi saja, dibandingkan yang juga mendapatkan injeksi intraartikular kortikosteroid.Metode: Penelitian kuantitatif observasional dengan desain cross-sectional terhadap 44 pasien OA lutut derajat lanjut di RS Siti Khodijah Sidoarjo tahun 2023. Data diperoleh dari rekam medis dan kuisioner WOMAC, dianalisis dengan uji Mann-Whitney U dan Spearman. Hasil: Kelompok dengan terapi injeksi menunjukkan rata-rata skor WOMAC lebih rendah (19,2 ± 14,0) dibanding kelompok tanpa injeksi (35,07 ± 8,6), dengan perbedaan signifikan (p = 0,000). Kesimpulan: Penambahan injeksi intraartikular kortikosteroid memperbaiki kualitas hidup pasien OA lutut secara signifikan.
Copyrights © 2026