Masa Remaja adalah salah satu masa yang cukup terlihat dari perubahan sikap, fisik, bahkan pola berfikir. Usia remaja berkisar antara 11 – 24 tahun dan pada masa ini, keingintahuan remaja sangat tinggi sehingga pada masa ini, anak remaja sangat rentan sekali terhadap apapun. Menurut Ahmad, Pada usia remaja, siswa dengan mudah dapat terpengaruh oleh lingkungan sekitar, pengaruh disini dapat bersifat positif maupun negatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui realitas profesionalisme guru terhadap akhlak siswa XI di SMAN 1 Cikarang Timur, untuk mengetahui bagaimana pengaruh profesionalisme terhadap akhlak siswa kelas XI di SMAN 1 Cikarang Timur. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif dan jenis penelitian ini adalah korelasional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 79 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Analisis data menggunakan statistik deksriptif dan infrensial. Berdasarkan hasil Ŷ 49.218 + 0,484 X Maksud dari persamaan tersebut adalah ketika profesinalisme guru (X) mengalami kenaikan satu satuan, maka akhlak belajar peserta didik akan bertambah 0,484 satuan, dan apabila terjadi penurunan satu satuan profesionalisme guru maka akhlak siswa peserta didik akan berkurang sebesar 0,484. Koefisien bernilai positif berarti hubungan antara profesionalisme guru dan akhlak siswa semakin meningkat. Selanjutnya uji signifikansi regresi diperoleh nilai signifikan sebesar 0.000, maka nilai sig. 0.000 > 0.05 yang berarti Ha diterima dan H0 ditolak. Maka dapat disimpulkan regresi Y dan X terdapat pengaruh signifikan atau kompetensi kepribadian berpengaruh terhadap minat belajar. Nilai korelasi/hubungan (R) yaitu sebesar 0,526. Dan nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,277 Maka dapat disimpulkan bahwa profesionalisme guru Pendidikan Agama Islam berpengaruh akhlak siswa kelas XI SMAN 1 Cikarang Timur.
Copyrights © 2026