Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai tambah kedelai menjadi tahu pada Industri Tahu Vivi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2021. Responden berjumlah 3 orang yang terdiri dari 1 pemimpin industri, 2 karyawan di bidang produksi. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan adalah analisis nilai tambah (Metode Hayami). Hasil analisis menunjukkan produksi tahu pada Industri Tahu “Vivi” bulan Juli Tahun 2021 menggunakan 115.000 kg kedelai dan menghasilkan 69.440 kg tahu. Dalam 1 bulan produksi Industri Tahu “Vivi” menghasilkan 2.170 loyang, 1 loyang berisi 32 kg dan dijual dengan harga Rp. 115.000/Loyang tahu. Besarnya pendapatan produksi tahu pada Industri Tahu Vivi yaitu sebesar Rp. 8.527. dan nilai tambah yang diperoleh sebesar Rp. 363.999/kg, dengan keuntungan sebesar Rp. 4.934,08/kg atau sebesar 94.13%. Nilai tambah produksi Tahu dipengaruhi oleh besarnya nilai output, harga bahan baku, dan nilai sumbangan input lain.
Copyrights © 2025