Kemunduran peradaban Islam merupakan peristiwa sejarah yang disebabkan oleh berbagai faktor internal dan eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab utama penurunan tersebut dengan menggunakan dua pendekatan pemikiran utama: pemikiran tradisional dan pemikiran rasional. Pada masa keemasannya, peradaban Islam berkembang pesat melalui kombinasi antara bimbingan ilahi dan akal manusia, seperti yang terlihat pada era Abbasiyah, yang ditandai dengan kemajuan dalam ilmu pengetahuan, filsafat, dan teknologi. Namun, dalam perkembangan selanjutnya, terjadi pergeseran pemikiran dari pendekatan rasional-kritis menuju kecenderungan tradisional dan dogmatis, yang membatasi dinamika intelektual. Dengan menggunakan pendekatan historis dan analitis, penelitian ini menemukan bahwa faktor internal seperti melemahnya tradisi ijtihad, meningkatnya pengikut buta, konflik politik, dan fragmentasi kekuasaan juga berkontribusi pada kemunduran tersebut. Pada saat yang sama, faktor eksternal seperti serangan Mongol terhadap pusat-pusat peradaban Islam dan ekspansi kolonial Barat juga memiliki dampak besar terhadap stabilitas sosial, politik, dan ekonomi komunitas Muslim. Dengan menggunakan pemikiran tradisional dan rasional sebagai kerangka analisis, penelitian ini menunjukkan bahwa kemunduran peradaban Islam tidak hanya disebabkan oleh faktor eksternal, tetapi juga karena perubahan arah intelektual dan sosial di dalam komunitas Muslim itu sendiri.
Copyrights © 2026