Guru pada Gugus Wijaya Kusuma Kota Semarang telah menyusun modul ajar sesuai ketentuan, namun belum tersedia forum evaluasi yang secara khusus menelaah kesesuaian modul dengan prinsip pembelajaran mendalam dan inklusif. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kompetensi guru sekolah dasar dalam merancang modul ajar pembelajaran mendalam dan inklusif melalui pemahaman konsep, telaah modul ajar, diskusi, dan umpan balik langsung dari narasumber. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan mitra, penyampaian materi, presentasi modul ajar oleh guru, telaah narasumber, diskusi interaktif, dan evaluasi kegiatan. Peserta kegiatan berjumlah 42 guru. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memberikan penilaian sangat positif terhadap pelaksanaan pelatihan. Aspek narasumber memperoleh rata-rata 4,77, aspek cakupan materi memperoleh rata-rata 4,71, dan aspek manfaat kegiatan memperoleh rata-rata 4,71, dengan rata-rata keseluruhan 4,74 pada kategori sangat baik. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan relevan dengan kebutuhan guru, membantu peserta menelaah kualitas modul ajar, dan memperkuat kesiapan dalam merancang pembelajaran yang lebih ramah terhadap keberagaman peserta didik.
Copyrights © 2026