Partisipasi pemilih merupakan salah satu indikator penting dalam keberhasilan penyelenggaraan pemilu di tingkat desa. Namun, pendekatan sosialisasi yang bersifat seragam tanpa mempertimbangkan karakteristik demografis pemilih seringkali kurang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan segmentasi pemilih berdasarkan kelompok usia menggunakan algoritma K-Means Clustering pada data Daftar Pemilih Tetap (DPT) Desa Kesambi. Variabel yang digunakan dalam proses clustering adalah usia dan jenis kelamin. Data yang digunakan berjumlah 1.465 rekod setelah melalui tahap preprocessing. Penentuan jumlah cluster optimal dilakukan menggunakan Elbow Method, yang menghasilkan nilai k = 3 sebagai jumlah cluster terbaik. Hasil clustering membagi pemilih ke dalam tiga kelompok, yaitu Pemilih Muda (usia 17–34 tahun) sebanyak 509 pemilih (34,7%), Usia Produktif (usia 35–53 tahun) sebanyak 592 pemilih (40,4%), dan Lansia (usia 54–93 tahun) sebanyak 364 pemilih (24,8%). Evaluasi menggunakan Silhouette Score menghasilkan nilai 0,5698 yang menunjukkan kualitas clustering dalam kategori cukup baik. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam merancang strategi sosialisasi dan pendekatan kampanye yang lebih tepat sasaran sesuai dengan karakteristik demografis masing-masing kelompok pemilih.
Copyrights © 2026