Integritas akademik merupakan fondasi utama dalam menjaga keluhuran ilmu pengetahuan di lingkungan perguruan tinggi. Namun, era modern menghadirkan tantangan moral yang serius, ditandai dengan maraknya praktik kecurangan akademik seperti plagiarisme, joki karya ilmiah, dan manipulasi data. Artikel ini bertujuan mengkaji secara mendalam bagaimana Pendidikan Agama Islam (PAI) berperan strategis dalam membentuk insan akademis yang berintegritas. Metode penulisan menggunakan pendekatan studi literatur dari jurnal-jurnal terakreditasi nasional rentang tahun 2016–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa PAI tidak sekadar berfungsi sebagai transfer pengetahuan normatif, melainkan sebagai instrumen internalisasi nilai spiritualitas (iman), keilmuan (ilmu), dan pengamalan nyata (amal). Melalui penanaman sifat jujur (as-sidq) dan amanah, PAI membangun sistem pengawasan internal dalam jiwa mahasiswa. Kesimpulannya, sinergi antara restrukturisasi kurikulum PAI yang kontekstual, keteladanan dosen, dan penciptaan ekosistem kampus yang religius menjadi fondasi utama dalam melahirkan generasi akademisi yang cerdas secara intelektual sekaligus mulia secara akhlak demi kemaslahatan umat
Copyrights © 2026