Kurikulum Merdeka merupakan kebijakan transformatif dalam sistem pendidikan Indonesia yang menuntut guru untuk tidak sekadar memahami kurikulum secara konseptual, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara efektif di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman guru terhadap konsep dasar Kurikulum Merdeka serta praktik implementasinya di MAN Kota Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka yang diperkuat oleh data hasil observasi dan wawancara langsung dengan guru di MAN Kota Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka di madrasah tersebut telah berjalan secara sistematis melalui penerapan pendekatan deep learning, model Problem Based Learning (PBL), dan Project Based Learning (PJBL) secara terintegrasi. Guru berperan sebagai fasilitator yang mendorong siswa berpikir kritis, berkolaborasi, dan menghasilkan produk pembelajaran bermakna. Dampaknya terlihat pada meningkatnya keaktifan siswa, kemampuan berpikir kritis, serta kesiapan menghadapi jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Penelitian ini mengonfirmasi bahwa implementasi Kurikulum Merdeka di madrasah dapat berjalan optimal apabila guru memiliki pemahaman yang kuat terhadap prinsip-prinsip kurikulum dan mampu mengintegrasikannya dengan nilai-nilai keislaman yang menjadi ciri khas madrasah.
Copyrights © 2026