Penelitian dilakukan dalam rangka melihat bagaimana dampak idealisme serta relativisme pada kecenderungan fraud pada karyawan. Metode yang dipakai yaitu kuantitatif cara survei. Data dikumpulkan dengan cara disebarkannya kuesioner pada 103 orang karyawan berasal dari berbagai sektor organisasi di Indonesia. Sampel diambil memakai teknik purposive sampling, dengan syarat responden masih aktif bekerja dan telah pernah bekerja sekurang-kurangnya satu tahun. Selanjutnya data dianalisis dengan penggunaan SPSS. Berdasarkan hasil diperoleh jika idealisme mempunyai pengaruh baik padakecenderungan fraud karyawan. Relativisme juga ditemukan berdampak baik pada kecenderungan fraud karyawan. Selain itu, variabel-variabel tersebut bersamaan memberikan dampak pada kecenderungan fraud karyawan. Nilai R² sebesar 0,203 menunjukan jika idealisme dan relativisme hanya dapat menjelaskan sebesar 20,3% variasi kecenderungan fraud pada karyawan, sedangkan sisanya diberikan dampak oleh hal yang lain di luar penelitian. Sehingga jika orientasi etika yang dimiliki individu ikut mempengaruhi kecenderungan terjadinya fraud di lingkungan kerja. Oleh sebab itu, organisasi perlu lebih memperhatikan pembinaan etika pada karyawan selain memperkuat sistem pengendalian internal guna mencegah terjadinya fraud.
Copyrights © 2026