A primary challenge in elementary mathematics education remains the deficient mastery of basic addition and subtraction concepts among young learners. This study was designed to investigate the efficacy of the GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) method combined with the traditional Oray-orayan game in enhancing students' conceptual understanding. Utilizing a quantitative approach, the research adopted a quasi-experimental design with a nonequivalent control group configuration. A cohort of 54 third-grade elementary students participated, partitioned into an experimental class (28 students) and a control class (26 students). Evaluation data were gathered via validated and reliable pretest and posttest instruments comprising 8 essay items, followed by analysis using descriptive statistics, independent sample t-tests, and N-Gain metrics. The empirical findings demonstrated that the experimental group's mean score rose substantially from 43.43 to 83.25, outperforming the control group, which only advanced from 41.38 to 69.69. Additionally, the experimental cohort achieved an N-Gain score of 71.36% (high classification), whereas the control cohort recorded 48.14% (moderate classification). The independent sample t-test yielded a significance value of 0.000 (< 0.05). Consequently, it can be inferred that the GASING framework coupled with the Oray-orayan game exerts a highly favorable and significant influence on fostering elementary school students' conceptual comprehension of addition and subtraction operations. ABSTRAK Tantangan utama dalam pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar hingga saat ini adalah lemahnya penguasaan siswa terhadap konsep dasar penjumlahan serta pengurangan. Penelitian ini dirancang untuk menguji efektivitas implementasi metode GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) yang diintegrasikan dengan permainan tradisional Oray-orayan dalam mendongkrak pemahaman konseptual tersebut. Menggunakan pendekatan kuantitatif, riset ini menerapkan metode eksperimen semu (quasi-experiment) lewat rancangan nonequivalent control group design. Sebanyak 54 peserta didik kelas III sekolah dasar dilibatkan sebagai subjek, yang terbagi ke dalam kelompok eksperimen (28 siswa) dan kelompok kontrol (26 siswa). Instrumen pengumpulan data berupa instrumen tes (pretest dan posttest) yang terdiri atas 8 butir soal uraian berkategori valid dan reliabel. Teknik analisis data yang diaplikasikan meliputi statistik deskriptif, uji independent sample t-test, serta perhitungan skor N-Gain. Temuan empiris mengonfirmasi adanya lonjakan rerata nilai pada kelompok eksperimen dari 43,43 menjadi 83,25, melebihi capaian kelompok kontrol yang hanya bergerak dari 41,38 ke 69,69. Lebih lanjut, perolehan N-Gain kelompok eksperimen menyentuh angka 71,36% (kategori tinggi), berbanding terbalik dengan kelompok kontrol yang hanya mencapai 48,14% (kategori sedang). Hasil uji t-test sampel independen menghasilkan angka signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode GASING berbasis permainan Oray-orayan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan pemahaman konsep operasi hitung penjumlahan dan pengurangan siswa di sekolah dasar.
Copyrights © 2026