Perilaku agresif pada anak usia sekolah dasar menjadi perhatian penting seiring meningkatnya penggunaan gawai dan paparan game daring, salah satunya Roblox, yang mengandung interaksi kompetitif dan potensi kekerasan. Makalah ini bertujuan untuk mengkaji paparan negatif game Roblox terhadap perilaku agresif anak usia sekolah dasar serta mengidentifikasi peran strategi co-play orang tua sebagai upaya pencegahan. Penulisan makalah ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan terkait perilaku agresif anak, karakteristik perkembangan anak SD, game Roblox, serta konsep co-play dalam mediasi orang tua. Hasil kajian menunjukkan bahwa intensitas bermain Roblox dapat memicu perilaku agresif melalui proses modeling, khususnya ketika anak meniru perilaku agresif dalam game. Peran orang tua menjadi krusial dalam memberikan pendampingan, pengawasan, dan pembelajaran nilai prososial. Strategi co-play, terutama dalam bentuk parent-directed, memungkinkan orang tua terlibat langsung dalam aktivitas bermain anak sehingga dapat mengarahkan emosi, perilaku, serta interaksi anak ke arah yang lebih adaptif. Strategi co-play orang tua merupakan pendekatan yang efektif dalam meminimalkan perilaku agresif anak akibat paparan game Roblox, sekaligus memperkuat hubungan orang tua dan anak serta mendukung perkembangan sosial-emosional anak secara positif.
Copyrights © 2026