Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola asuh orang tua dalam membentuk karakter Islami anak, mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat terbentuknya karakter Islami anak dalam keluarga, serta menganalisis dampak pola asuh orang tua terhadap karakter Islami dan kebiasaan ibadah anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah satu keluarga yang terdiri dari orang tua dan seorang anak laki-laki berusia 11 tahun. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman melalui tiga tahapan: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pola asuh yang diterapkan orang tua cenderung permisif, ditandai dengan kurangnya ketegasan dan konsistensi dalam menegakkan aturan keagamaan serta minimnya keteladanan orang tua; (2) Faktor penghambat terbentuknya karakter Islami anak meliputi kurangnya ketegasan dan konsistensi orang tua, kesibukan orang tua, pengaruh lingkungan pergaulan, dan kecanduan gadget; (3) Pola asuh permisif berdampak negatif terhadap kebiasaan ibadah dan akhlak anak, yang ditunjukkan oleh rendahnya disiplin beribadah dan buruknya perilaku anak terhadap orang tua. Penelitian ini menegaskan bahwa pola asuh yang meliputi keteladanan (uswah hasanah), ketegasan, dan konsistensi merupakan faktor kunci dalam pembentukan karakter Islami anak.
Copyrights © 2026