Gas bumi merupakan salah satu sumber energi fosil yang memiliki peran strategis dalam transisi menuju sistem energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. Dibandingkan dengan batu bara dan minyak bumi, gas bumi menghasilkan emisi karbon yang lebih rendah, menjadikannya sebagai "jembatan energi" dalam peralihan menuju penggunaan energi terbarukan. Dalam konteks masa depan energi global, gas bumi diperkirakan akan tetap memainkan peran penting, terutama sebagai sumber energi pelengkap bagi pembangkit listrik tenaga surya dan angin yang bersifat intermiten. Namun, pemanfaatan gas bumi juga menghadapi tantangan, seperti isu kebocoran metana, ketergantungan infrastruktur, serta tekanan global untuk mengurangi emisi secara drastis demi mencapai target net-zero. Oleh karena itu, pengembangan teknologi seperti carbon capture and storage (CCS), serta peningkatan efisiensi dan pengawasan rantai distribusi gas, menjadi kunci dalam memastikan bahwa gas bumi tetap relevan dan berkelanjutan dalam lanskap energi masa depan.
Copyrights © 2026