Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen risiko teknologi informasi pada PT XYZ menggunakan kerangka kerja ISO 31000:2018. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara, observasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menemukan sepuluh risiko TI yang dapat mengganggu operasional perusahaan, dengan empat risiko berkategori High yaitu kehilangan data, serangan siber, server down, dan kebocoran informasi, serta enam risiko berkategori Medium. Rekomendasi pengendalian risiko meliputi penerapan backup data, peningkatan keamanan sistem, pemeliharaan infrastruktur, pemulihan bencana, dan peningkatan kesadaran pengguna. Penerapan ISO 31000:2018 membantu perusahaan mengelola risiko TI secara sistematis untuk menjaga keberlangsungan operasional.
Copyrights © 2026