Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kecemasan dan prokrastinasi mahasiswa, serta menganalisis pengaruh keduanya terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Populasi dan sampel penelitian adalah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Halu Oleo kelas A yang mengontrak Matakuliah Kalkulus Diferensial pada tahun akademik 2024/2025, berjumlah 46 orang. Instrumen penelitian meliputi angket kecemasan dan prokrastinasi yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta tes kemampuan pemahaman konsep matematis. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda yang didahului uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, autokorelasi, dan linearitas). Hasil penelitian menunjukkan: (1) Kecemasan dan prokrastinasi mahasiswa berada pada kategori sedang, sedangkan kemampuan pemahaman konsep matematis berada pada kategori rendah; (2) Kecemasan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis (t = −3,764; p < 0,05); (3) Prokrastinasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis (t = −7,537; p < 0,05); (4) Kecemasan dan prokrastinasi secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis (F = 44,464; p < 0,05; R² = 0,674). Temuan ini mengimplikasikan pentingnya strategi pembelajaran yang dapat mereduksi kecemasan dan prokrastinasi mahasiswa secara bersamaan.
Copyrights © 2026