Kebun sawit rakyat berperan penting dalam perekonomian pedesaan, namun kajian dampaknya dari perspektif masyarakat lokal pada lanskap yang berdekatan dengan perkebunan perusahaan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi masyarakat terhadap dampak lingkungan, sosial, dan ekonomi kebun sawit rakyat serta kontribusinya terhadap kesejahteraan ekonomi rumah tangga di Desa Rengas Abang dan Desa Bukit Batu, Provinsi Sumatera Selatan. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan observasi lapangan, kemudian dianalisis secara deskriptif berdasarkan persentase persepsi responden serta analisis share dan covering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat memiliki persepsi positif terhadap kebun sawit rakyat. Dari aspek lingkungan, seluruh responden (100%) menyatakan tidak terjadi degradasi lahan, sementara sebagian besar menilai tidak mencemari sungai (85,18%) dan tidak menyebabkan banjir (91,35%). Dari aspek sosial, kebun sawit rakyat dipersepsikan mendorong keterlibatan perempuan (50,62%), meningkatkan partisipasi pemuda (71,60%), dan tidak berpotensi menimbulkan konflik sosial (86,42%). Secara ekonomi, seluruh responden (100%) menilai kebun sawit rakyat membuka lapangan kerja dan memenuhi kebutuhan rumah tangga, serta mengurangi migrasi ke perkotaan (97,53%). Analisis share dan covering menunjukkan pendapatan sawit pada sebagian besar responden mampu menutup bahkan melampaui pengeluaran rumah tangga. Temuan ini dapat menjadi dasar perumusan kebijakan kebun sawit rakyat yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026