Penelitian studi kasus ini bertujuan menggambarkan permasalahan motivasi kerja pada seorang guru mata pelajaran di sekolah dasar serta menjelaskan faktor-faktor psikologis yang mempengaruhi perilaku kerjanya. Subjek berusia 22 tahun dan menunjukkan berbagai perilaku yang optimal seperti keterlambatan hadir, minim inisiatif, serta kurangnya partisipasi dalam kegiatan sekolah. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, angket motivasi kerja, dan beberapa alat tes psikologi (IST, PAPI Kostick, dan 16 PF). Hasil Asesmen menunjukkan bahwa motivasi kerja subjek rendah, dipengaruhi oleh pola asuh yang permisif serta minim pemberian tanggung jawab sejak kecil. Subjek menunjukkan kebutuhan sosial dan rasa memiliki yang tidak terpenuhi, kurangnya orientasi terhadap prestasi, dan kecenderungan menghindari tanggung jawab tambahan. Intervensi Coaching dilakukan dalam enam tahapan yang membantu subjek meningkatkan kedisiplinan, komunikasi, dan keterlibatan dalam tugas di sekolah. Hasil intervensi menunjukkan perubahan positif pada perilaku kerja subjek. Temuan ini menunjukkan bahwa motivasi kerja dapat meningkat melalui intervensi yang berfokus pada penetapan tujuan, regulasi diri, dan dukungan sosial di lingkungan kerja.
Copyrights © 2026