Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana banjir berbasis nilai-nilai Islam di Kampung Warugunung RT 01, Surabaya. Metode yang digunakan melalui partisipasi, observasi, wawancara, Focus Group Discussion (FGD), dan pemetaan partisipatif dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa masyarakat telah memiliki pengetahuan lokal (local knowledge) dalam menghadapi banjir, seperti meninggikan pondasi rumah, membuat tanggul sederhana, menyelamatkan barang berharga, serta memahami jalur evakuasi menuju Balai RT sebagai titik aman. Namun, kesiapsiagaan tersebut masih bersifat individual dan belum terorganisir secara kolektif. Melalui pendekatan partisipatif dan penguatan nilai Islam tentang kepedulian terhadap lingkungan serta ta’awun (tolong-menolong), masyarakat mulai membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya mitigasi bencana. Kegiatan ini menghasilkan perencanaan sistem peringatan dini sederhana, jalur evakuasi, dan media advokasi pembangunan tanggul permanen berbasis komunitas.
Copyrights © 2026