Pembelajaran kimia di sekolah menengah biasanya dianggap rumit akibat konsepnya yang tidak konkret. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat serta pemahaman siswa MAN 1 Kota Bengkulu mengenai konsep reaksi kimia dengan pendekatan yang memanfaatkan alat interaktif di lingkungan sekitar. Metode yang diterapkan mencakup penyampaian materi, diskusi interaktif, dan praktik langsung (eksperimen). Dua percobaan utama yang dilaksanakan adalah pengujian perubahan warna dari indikator alami yang berasal dari ekstrak bunga telang menggunakan cuka dan jeruk nipis, serta reaksi yang menghasilkan gas CO2 dengan mencampurkan cuka dan baking soda. Penilaian dilakukan secara kualitatif melalui sesi tanya jawab sebelum dan setelah kegiatan praktik untuk menilai pengetahuan siswa. Hasil dari aktivitas ini menunjukkan bahwa siswa sangat bersemangat dan dapat mengidentifikasi fenomena perubahan warna serta pembentukan gas sebagai contoh reaksi kimia yang nyata. Dengan metode ini, pemahaman siswa tentang konsep sains dasar berhasil ditingkatkan sekaligus mendukung kesadaran lingkungan melalui prinsip kimia ramah lingkungan.
Copyrights © 2026