Banjir merupakan salah satu bencana alam yang paling sering terjadi di Indonesia dan menimbulkan berbagai risiko kesehatan, terutama pada kelompok rentan seperti ibu dan anak. Keterbatasan akses terhadap air bersih, sanitasi, pangan bergizi, serta layanan kesehatan setelah banjir dapat meningkatkan risiko penyakit infeksi dan gangguan status gizi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai gizi dan kesehatan ibu-anak pasca banjir sekaligus memberikan layanan kesehatan dasar kepada masyarakat yang tinggal di lingkungan sekitar Sungai Babura, Kecamatan Medan Baru dan Medan Maimun, Kota Medan. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, simulasi praktik kesehatan dan keamanan pangan, serta bakti sosial layanan kesehatan. Materi edukasi meliputi gizi seimbang, pengelolaan pangan dan air minum yang aman, pencegahan penyakit infeksi, serta pemeliharaan kesehatan ibu dan anak pasca banjir. Selain itu, dilakukan pemeriksaan kesehatan dasar dan konsultasi kesehatan bagi masyarakat. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta observasi selama pelaksanaan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai gizi keluarga, perilaku hidup bersih dan sehat, pencegahan penyakit infeksi, serta pentingnya menjaga kesehatan ibu dan anak setelah banjir. Peserta juga menunjukkan peningkatan kesadaran untuk menerapkan perilaku kesehatan yang lebih baik dan memanfaatkan layanan kesehatan secara tepat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbasis komunitas yang dipadukan dengan pelayanan kesehatan langsung efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dan mendukung ketahanan kesehatan pasca bencana.
Copyrights © 2026