Perilaku menyontek merupakan bentuk ketidakjujuran akademik yang masih menjadi permasalahan serius di lingkungan sekolah menengah, termasuk pada jenjang madrasah aliyah. Artikel ini menyajikan kegiatan pengabdian berbasis pengalaman nyata yang diperkuat studi literatur, dengan tujuan mendeskripsikan pelaksanaan layanan bimbingan kelompok sebagai upaya pencegahan perilaku menyontek pada peserta didik. Kegiatan dilaksanakan pada 7 Mei 2026 di Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan, melibatkan lima peserta didik kelas XI dalam sesi bimbingan kelompok berdurasi 30 menit melalui empat tahapan terstruktur, yakni pembentukan, peralihan, inti, dan pengakhiran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta didik tentang definisi, penyebab, dampak, dan solusi perilaku menyontek. Seluruh peserta menyatakan komitmen untuk membangun kebiasaan belajar yang lebih disiplin dan bersikap jujur dalam proses akademik. Kegiatan ini menegaskan bahwa layanan bimbingan kelompok yang dirancang secara sistematis dapat menjadi solusi nyata bagi sekolah mitra dalam mencegah perilaku menyontek dan memperkuat karakter peserta didik.
Copyrights © 2026