Daun cengkeh (Syzygium aromaticum (L.) Merr. & L.M. Perry) mengandung metabolit sekunder yang dapat diekstraksi menggunakan pelarut berbeda. Perbedaan kepolaran pelarut diduga memengaruhi rendemen dan senyawa fitokimia yang terekstraksi. Penelitian ini bertujuan membandingkan rendemen dan hasil skrining fitokimia ekstrak daun cengkeh menggunakan etanol 70% dan air. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan metode maserasi pada rasio 1:10 (b/v) selama 3 × 24 jam pada suhu ruang. Filtrat diuapkan hingga diperoleh ekstrak kental, kemudian dihitung rendemennya dan diuji kandungan alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, serta steroid/triterpenoid secara kualitatif. Hasil menunjukkan rendemen ekstrak etanol 70% sebesar 28,292%, sedangkan ekstrak air sebesar 28,338%. Kedua ekstrak positif mengandung seluruh golongan senyawa yang diuji. Dengan demikian, etanol 70% dan air menghasilkan rendemen relatif setara serta mampu mengekstraksi metabolit sekunder yang sama dari daun cengkeh.
Copyrights © 2026