Kepasifan siswa dalam pembelajaran IPS, yang disebabkan oleh keterbatasan teknologi dan ketergantungan berlebihan pada media digital, menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh media board game Hive Quest terhadap peningkatan keaktifan belajar, khususnya pada aspek psikomotorik siswa kelas VIII SMPN 6 Ponorogo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan desain Non Equivalent Control Group Design. Subjek terdiri dari satu kelas eksperimen yang menggunakan Hive Quest dan satu kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Data keaktifan dikumpulkan melalui observasi terstruktur menggunakan lembar penilaian diri berbasis skala Likert, yang telah diuji validitas, reliabilitas, serta memenuhi asumsi normalitas dan homogenitas. Analisis data dilakukan menggunakan Uji t independen dan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Hive Quest berpengaruh signifikan terhadap peningkatan keaktifan siswa. Rerata N-Gain berada dalam kategori sedang hingga tinggi. Disimpulkan bahwa Hive Quest efektif sebagai media alternatif untuk mendorong keterlibatan aktif, kolaboratif, dan bermakna sesuai Kurikulum Merdeka. Disarankan agar guru mengembangkan media serupa, dan penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi aspek afektif serta kognitif secara lebih mendalam.
Copyrights © 2026