Kota Samarinda merupakan daerah yang sedang mengalami perkembangan pesat, salah satunya ditandai dengan peningkatan jumlah transportasi. Salah satu dampak negatif dari pertumbuhan transportasi tersebut adalah meningkatnya tingkat kebisingan. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung tingkat kebisingan akibat lalu lintas kendaraan di SMP Negeri 4 Samarinda. Metode yang digunakan adalah analisis regresi sederhana dan regresi berganda. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh persamaan regresi sederhana antara tingkat kebisingan dan volume kendaraan pada titik 1 yaitu Y = 61,69 + 0,12X, dan pada titik 2 yaitu Y = 47,86 + 0,14X. Untuk regresi sederhana antara kebisingan dan kecepatan kendaraan, diperoleh persamaan Y = 67,10 + 0,40X pada titik 1, dan Y = 60,83 + 0,37X pada titik 2. Adapun hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa pada titik 1, persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 59,87 + 0,078X1 + 0,225X2, sedangkan pada titik 2 adalah Y = 48,58 + 0,074X1 + 0,298X2. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin besar volume dan kecepatan kendaraan, maka semakin tinggi pula tingkat kebisingan yang dihasilkan.
Copyrights © 2026