Penelitian ini mengevaluasi penggunaan ChatGPT untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi penyusunan dokumen perencanaan proyek konstruksi pada konsultan perencana. Metode penelitian kuantitatif deskriptif-komparatif dengan rancangan kuasi-eksperimen within-subject diterapkan pada studi kasus PT HANATA. Delapan responden menyusun 15 dokumen dari empat proyek melalui dua metode: manual dan berbantuan ChatGPT. Data dikumpulkan melalui pengukuran durasi penyusunan (jam), evaluasi jumlah/jenis kesalahan menggunakan checklist berbasis SOP Pelaporan Pekerjaan Konstruksi Kementerian PUPR/Dirjen Bina Marga, serta kuesioner persepsi berbasis TAMāTPB. Hasil menunjukkan durasi rata-rata manual 8,7 jam dan berbantuan ChatGPT 1,9 jam (efisiensi 78%). Rata-rata kesalahan turun dari 8,9 menjadi 1,9, dan persepsi berada pada kategori tinggi (kognitif 4,04; afektif 3,88; konatif 3,50).
Copyrights © 2026