Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan yang berdampak pada konsentrasi belajar, produktivitas, dan kesehatan reproduksi di masa depan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kapasitas peer group sebagai edukator sebaya dalam pencegahan anemia di SMPN 59 Kota Bekasi. Metode yang digunakan berupa pelatihan peer educator melalui pendekatan partisipatif yang meliputi penyampaian materi, diskusi kelompok, simulasi komunikasi, dan praktik edukasi sebaya, dengan evaluasi menggunakan desain pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan pada edukator sebaya setelah pelatihan, ditandai dengan kenaikan median skor serta hasil uji Wilcoxon yang bermakna (p < 0,05). Seluruh peserta mengalami peningkatan pengetahuan tanpa adanya penurunan atau stagnasi skor. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan peer group efektif dalam meningkatkan kapasitas kognitif remaja sebagai agen perubahan kesehatan di sekolah. Program ini berpotensi dikembangkan sebagai model intervensi promotif-preventif berkelanjutan dalam upaya pencegahan anemia remaja putri.
Copyrights © 2026