Journal of Shariah Economics
Vol. 8 No. 1 (2026): Journal of Sharia Economics

Penguatan Tata Kelola Islamic Social Finance melalui Kerangka Maqasid al-Shariah yang Terintegrasi

TRI NADHIROTUR ROIFAH (universitas islam zainul hasan genggong probolinggo)
Muhammad Lathoif Ghozali lathoif (Unknown)



Article Info

Publish Date
19 Jun 2026

Abstract

Keuangan Sosial Islam (Islamic Social Finance/ISF), yang mencakup instrumen seperti zakat, wakaf, sedekah, dan berbagai bentuk filantropi Islam lainnya, memiliki peran strategis dalam mewujudkan keadilan sosial-ekonomi, pengentasan kemiskinan, serta pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Meskipun memiliki potensi yang besar, pengelolaan lembaga ISF di berbagai negara masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait dengan lemahnya tata kelola kelembagaan, rendahnya transparansi dan akuntabilitas, keterbatasan koordinasi antar lembaga, serta belum optimalnya integrasi dengan perkembangan teknologi dan sistem keuangan modern. Kondisi tersebut berimplikasi pada belum maksimalnya efektivitas penghimpunan, pengelolaan, dan pendistribusian dana sosial Islam dalam memberikan dampak sosial yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk memperkuat manajemen dan tata kelola ISF melalui pengembangan kerangka konseptual yang terintegrasi berbasis Maqasid al-Shariah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif konseptual dengan melakukan kajian kritis terhadap literatur, model tata kelola yang telah berkembang, serta berbagai praktik kelembagaan ISF. Analisis difokuskan pada identifikasi kesenjangan dalam aspek akuntabilitas, efektivitas kelembagaan, kepercayaan pemangku kepentingan, dan orientasi dampak sosial. Kerangka yang diusulkan mengintegrasikan dimensi utama tata kelola, yaitu kepatuhan syariah, transparansi, akuntabilitas, profesionalisme kelembagaan, partisipasi pemangku kepentingan, dan inovasi digital dalam perspektif Maqasid al-Shariah yang menekankan perlindungan terhadap agama (hifz al-din), jiwa (hifz al-nafs), akal (hifz al-'aql), keturunan (hifz al-nasl), dan harta (hifz al-mal). Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi prinsip Maqasid al-Shariahdalam tata kelola ISF mampu meningkatkan kredibilitas lembaga, memperkuat kepercayaan publik, mengoptimalkan efisiensi alokasi sumber daya, serta memperluas dampak sosial-ekonomi secara berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis berupa model tata kelola yang holistik sekaligus menawarkan implikasi praktis bagi pembuat kebijakan, regulator, dan pengelola lembaga ISF dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JSE

Publisher

Subject

Religion Economics, Econometrics & Finance Education Social Sciences Other

Description

JOURNAL OF SHARIA ECONOMICS adalah jurnal ilmiah berkala yang dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Al Hikmah Indonesia serta bekerja sama dengan Asosiasi Ekonom Islam Indonesia Jurnal ini berfokus pada kajian ekonomi dan ekonomi ...